Rabu, 13 April 2011

KELAHIRAN KEMBALI



Menurut agama - agama yang mempercayai kelahiran kembali di dunia ini, kelahiran kembali dapat terjadi jika suatu mahluk masih mempunyai keterikatan/keinginan atau pun masih mempunyai kamma terhadap sesuatu.
Selama mahluk memiliki keinginan, maka ia akan lahir berulang terus ke dunia ini, bila ia memiliki banyak pahala kebaikan dari kehidupan sebelumnya, ia akan mudah mewujudkan keinginan yang sudah tersimpan di alam bawah sadarnya, jika ia tidak memiliki pahala yang cukup, maka ia akan kesulitan untuk mewujudkannya.
Kelahiran lainnya di sebabkan oleh kamma buruk, yang hanya akan menyebabkan suatu mahluk menderita dalam menjalani kehidupannya.
Kamma berarti hukum sebab - akibat atau hukum alam yang terjadi secara otomatis yang sudah di tetapkan dan di tentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa sebelum alam ini tercipta.

Kamma bukanlah balas - membalas antara sesama mahluk Tuhan, tetapi terjadi dengan cara yang sangat alamiah. Mahluk yang dengan sengaja melakukan pembalasan kejahatan terhadap mahluk lain yang pernah berbuat jahat kepadanya, maka mahluk yang melakukan pembalasan itu pun juga dapat terkena kamma, karena urusan balas - membalas hanyalah urusan Tuhan yang sudah di tetapkan jalannya masing - masing oleh NYA dan biasanya terjadi secara alamiah, karena tidak ada satu pun mahluk Tuhan yang di beri hak untuk balas membalas, seperti ayat Tuhan dalam Al-Quran surat Al Fatihah, -Yang memiliki dan merajai hari pembalasan hanyalah Tuhan-, juga seperti kata Yesus -Kasihi lah mereka semua yang membenci dan memusuhi mu-.

Ketika manusia melakukan kejahatan terhadap mahluk lainnya, maka korban kejahatan nya bisa tetap dapat menderita di sepanjang kehidupannya walaupun yang berbuat jahat sudah bertobat dengan cara apa pun, apalagi selamaa ini

kalau manusia melakukan kejahatan tidak pernah minta maaf kepada korban kejahatannya, tapi hanya meminta maaf kepada Tuhan nya. Padahal ketika manusia berbuat jahat yang menderita adalah mahlukNYA, bukan Tuhan. Tuhan tidak pernah menderita oleh perbuatan manusia, tapi mahlukNYA lah yang menderita akibat perbuatan mahlukNYA yang lain.

Prinsip kamma berani berbuat, maka harus mempertanggung jawabkannya, tidak berani bertanggung jawab maka jangat berbuat.

Selama ini manusia hanya berani berbuat, tapiselalu berusaha lari dari tanggung jawab dengan berbagai cara.
Bentuk kamma hanya dapat di ubah ke bentuk kamma yang lain atau di undur - undur untuk di jalani pada kehidupan - kehidupan yang akan datang.

Praktek - praktek perdukunan dan ritual - ritual untuk mengubah nasib, membuang sial dan sejenisnya hanyalah salah satu contoh untuk mengubah bentuk kamma kebentuk yang lain atau mengundurnya di kehidupan - kehidupan yang lain.



MENGAPA LUPA

Menurut kepercayaan, setelah manusia wafat, maka ia dapat memasuki alam surga atau alam neraka sesuai dengan kepercaan agama nya masing - masing sewaktu hidup di dunia. Di alam neraka ia dapat merasakan seolah-olah waktu sudah ribuan atau bahkan sampai jutaan tahun padahal waktu di dunia baru beberapa hari. Pernah ada orang mati suri selama tiga bulan dan sudah di kubur, ketika hidup lagi badanya sudah tua sekali, padahal ia masih muda ketika wafat. Ia bercerita kepada orang - orang bahwa ia sudah tersiksa selama ribuan tahun di alam neraka, padahal ia baru meninggal selama 3 bulan. Di alam surga/nirwana waktu baru sebentar atau sehari, namun di dunia waktu sudah dapat beribu-ribu tahun, karena ukuran dan dimensi waktu dapat berbeda-beda.

Alam surga dan neraka beserta dimensi waktunnya terjadi di alam "pikiran" yaitu sesuatu yang sangat sulit di pahami dan sangat misterius.

Pernah begadang dari sore malam hingga pagi dengan orang-orang yang kalian senangi?..., tidak terasa lama, bahkan kadang - kadang baru terasa 1 jam tau-tau sudah menjelang pagi, padahal sudah semalam penuh begadang. Pernah bekerja di tempat yang kalian tidak senangi?...,baru bekerja sebentar, kalian sudah merasa lama sekali berada di tempat itu.

Hal-hal tersebut memberi bukti kepada kita bahwa waktu di pengaruhi oleh pikiran kita. Jika mengalami senang waktu terasa berjalan cepat, jika mengalami yang tidak menyenangkan waktu terasa berjalan lambat.

Di alam ketiadaan, kesunyataan atau mokhsa waktu sudah tidak eksis lagi, seolah-olah waktu berhenti berputar.
Kejadian mati suri selalu ada di setiap agama dan di semua negara serta terjadi di semua zaman. Cerita yang di alami oleh orang yang mengalami mati suri waktu mereka di alam kematian selalu di pengaruhi oleh kepercayaan - kepercayaan agama yang mereka anut sewaktu masih hidup.

Menurut beberapa kepercayaan, setelah manusia mengalami kematian dan mengalami alam ilusif misterius seperti surga atau neraka dengan dimensi waktu yang sudah di tentukan, maka sang jiwa akan lahir kembali dengan tubuh yang baru beserta nasib dan takdirnya. Seluruh takdirnya tercipta dari semua perbuatannya di kehidupan sebelumnya. Kepercayaan ini akan memberikan kesadaran bahwa Tuhan itu Maha Adil karena semua nasib dan takdir dari semua mahluk di ciptakan dari perbuatannya sendiri di kehidupan sebelumnya.

Ketika berada di alam kematian dan memasuki alam kelahiran jiwa banyak mengalami goncangan sehingga ketika lahir kembali sudah tidak bisa mengingat lagi kejadian dari kehidupan sebelumnya, seperti di dunia ada orang yang mengalami Amnesia karena goncangan hebat di kepalanya sehingga ia lupa segala memori kehidupannya.

Dalam kasus Amnesia berat sering orang benar-benar tidak mengingat jati dirinya sampai ajalnya tiba, padahal ia sama sekali tidak gila dan tetap waras seperti kita.
Keadaan itu di kehendaki oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, agar di kehidupan selanjutnya kita menjalani kehidupan ini dengan lebih baru, lebih segar tanpa terpengaqruh oleh memori ingatan dari kehidupan sebelumnya. Hal ini mudah di pahami, sebab jika setiap mahluk yang di lahirkan dapat menginggat kehidupan mereka sebelumnya padahal mereka belum memiliki kesadaran dan juga belum tercerahkan, maka tatanan kehidupan seta harmonisasi kehidupan dapat rusak.

Berkali-kali lahir-mati manusia selalu berganti - ganti agama serta kepercayaan di setiap kehidupannya, tergantung di mana ia di lahirkan.

Kalau kehidupan sebelumnya ia beragama Hindu maka kehidupan sekarang bisa beragama Islam, dan di kehidupan selanjutnya bisa beragama Budha, lalu lahir lagi dalam keluarga kristen dan ia pun beragama Kristen, jadi tergantung di mana kita lahir, dan hal seperti itu terjadi berulang - ulang.

Menurut kepercayaan kita tidak dapat menentukan tempat dimana dan dari keluarga mana kita di lahirkan, kecuali mereka yang lahir karena dhamma.

Kalau manusia memiliki kebencian trhadap sesuatu misalnya terhadap agama tertentu, maka jiwa dari orang itu dapat lahir dari keluarga serta kaum dari agama yang di bencinya pada kelahiran berikutnya.

Sebagai contoh; ada orang di kehidupan sebelumnya beragama Islam dan hidup di daerah Yaman, ia sangat membenci agama Konghucu salah satu agama aliran Budha,ia membencinya hanya karena sangat panatik terhadap agamanya sendiri, di kehidupannya sekarang ia malah lahir dari keluarga etnis china yang beragama Konghuchu dan ia pun otomatis beragama sama dengan keluargannya. Tubuhnya sudah berganti, agamanya juga sudah berganti karena kelahiran serta kehidupannya yang baru, namun sifat dari jiwa nya belum berubah, yakni sifat panatiknya yang dapat menyebabkan kamma, kalau di kehidupan sebelumnya panatik Islam maka di kehidupan sekaran ia panatik Konghucu.
Sifat benci akan menyebabkan sifat tarik-menarik antara yang di benci dengan yang membenci.
Itulah sebabnya kenapa pemuka - pemuka agama yang dalam kotbahnya dan batinnya selalu membenci setan padahal ia sendiri belum pernah bertemu denganya, kalau kita perhatikan secara teliti,kadang - kadang sifat pemuka agama itu juga sama seperti setan yang di bencinya itu.


Jika anda seorang psikiater yang sering menangani Amnesia berat tentu anda tahu bahwa untuk membuat mereka ingat kembali atas memori ingatan mereka yang sudah hilang tentu sangat sulit, bahkan sangat sedikit dari pasien Amnesia yang dapat mengingat kembali semua ingatannya.

Sang psikiater akan memakai foto, rekaman vidio, bahkan akan mengajak pasien amnesia untuk mengunjungi tempat -tempat yang pernah di kunjungi pasien Amnesia agar sang pasien menginngat lagi, tetapi tetap saja mereka tidak mengingatnya. Beberapa pasien dapat sedikit ingat tentang beberapa kejadian, tapi tidak jelas, sementara pasien Amnesia berat lainnya tidak pernah ingat apa-apa sampai mereka mati.

Kalian yang tidak terkena Amnesia pun banyak yang akan kesulitan jika di suruh untuk mengingat kejadian yang sudah lama.

Jika anda sudah tua dan berusaha mengingat kejadian sewaktu kecil tentu hanya sedikit sekali yang dapat di ingat, bahkan beberapa di antara anda sudah ada yang tidak bisa ingat sama sekali.

Ketika kita dapat mengingat kejadian masa
anak-anak, ingatan itu pun bersifat acak, tidak berurutan, itu pun tidak jelas dan tidak lengkap.
Hal-hal seperti itu menunjukan bahwa daya ingat kita sangat terbatas.

Amnesia adalah suatu keadaan dimana memori ingatan seseorang hilang semuanya, ia menjadi lupa tentang dirinnya, namanya beserta seluruh kerabat dan keluarganya. Pada kasus ringan hal ini mudah untuk di atasi, pada kasus berat banyak yang tidak teratasi, biasanya di sebabkan oleh goncangan keras di kepalannya atau sebab yang lain. Amnesia bukanlah orang gila dan juga tidak mengalami gangguan jiwa, ia normal seperti kita, kalau ia kelihatan bingung itu di sebabkan karena ia lupa siapa dirinya.

Jiwa yang mengalami kelahiran kembali sama seperti Amnesia.


                  VIPASSANA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar